Tampilkan postingan dengan label Petuah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Petuah. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

Kenapa Anak Harus Patuh Pada Orang Tua



Mengapa anak muda harus nurut apa kata ortu? – Pertanyaan dari anak aku itulah yang melatarbelakangi terbitnya blog ini. Blog yang rencananya sebagai “jembatan penghubung” antara generasi kekinian (anak muda, remaja, abg, genX atau apalah istilahnya) dengan generasi kekunoan (ortu). Isinyanya perihal kata nasehat, petuah serta hal yang lagi ngetrend di kalangan orang muda dari sudut pandang orang bau tanah tapi dengan gaya bahasa yang santai layaknya pemuda cewek gaul.


Kembali ke pertanyaan: “Kenapa anak harus nurut atau patuh pada orang tua?” Hal yang mungkin sepele bagi orang bau tanah tapi sanggup kuat pada perkembangan mental anak remaja.
Waktu itu aku menjawab: “Karena ayah sayang sama kamu, nak. Ayah ingin kau jadi anak yang baik dan berkhasiat bagi nusa bangsa.”
Dia tampak tidak puas dan kembali bertanya, “apakah dengan patuh kita niscaya jadi anak yang baik dan berguna?”
Saya tersenyum kecut, tak yakin dengan apa yang barusan ia tanyakan itu benar atau salah? Ah, perasaan gres kemaren sore bocah ini masih suka ngompol, belum sanggup ngelap upilnya sendiri, masih suka digendong... Tau tau sudah SMP, sudah masuk masa remaja. Menyadarkan aku bahwa dikala ini sudah tidak muda lagi. Sudah saatnya untuk menempatkan diri sebagai orang bau tanah yang baik, bijak dan mengayomi bagi anak-anaknya.

Awalnya agak sulit mendapatkan kenyataan bahwa kita sudah tua. Padahal kita masih merasa muda, gaul dan meledak-ledak.
Itulah saya... Entahlah kalau Anda

Lalu muncul ide... Walau sudah tua, kenapa kita tidak sanggup tetap gaul dalam memberikan hal positif bagi para remaja?

Mungkin nasehat, petuah atau gagasan hasil contoh pikir sampaumur kita lebih sanggup diterima di kalangan anak muda kalau kita masuk jadi bab dari mereka. Memahami apa yang para abg inginkan. Mengerti apa yang para remaja butuhkan.
Kenapa?
Karena remaja kini dengan remaja tempo doeloe itu beda. Bukan hanya alasannya anak muda jaman dulu kini sudah pada tua, tapi perkembangan teknologi sangat menghipnotis contoh pergaulan.

Untuk klarifikasi lebih lanjut, tunggu pada posting berikutnya. Karena berdasarkan pengamatan, anak muda masa kini cenderung bosan dan malas baca kalau bahan yang ditulis terlalu panjang. Dan sebagai orang bau tanah yang mencoba gaul, eyang... (untuk bahan selanjutnya, kata “saya” diganti dengan “eyang” semoga kentara banget tuanya) harus bijak dan mencoba untuk memahami hal itu.

Semoga posting pertama di blog eyang gaul dengan judul KenapaAnak Harus Patuh Pada Orang Tua ini ada faedahnya. Walau belum sanggup menjawab pertanyaan tersebut secara memuaskan, setidaknya hari ini ialah hari bersejarah bagi eyang. Semoga para cucu, menantu, keponakan semuanya menyukai goresan pena eyang ini. Iyalah, benci artikel eyang gaul itu berarti tidak nurut apa kata orang tua, hahaha... uhuk!! Uhuk!! Batuk eyang kambuh, Cu.....

Sabtu, 17 November 2018

Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat?



Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat? – Kata kata pilih sobat apa pacar itu menyerupai makan buah simalakama. Jika kau harus memilih, kira-kira mana yang paling penting antara kekasih atau teman? Sebuah pilihan yang dilematis & sulit. Jika lebih mendahulukan kepentingan sahabat, pacar ngambek alasannya yakni ngerasa dinomorduakan. Kalo ngebelain pacar, sahabat kita pada menjauh tak mau temenan lagi. Bingung kan?

kira mana yang paling penting antara kekasih atau sobat Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat?

Sama. Eyang juga galau waktu salah satu ponakan cewek yang usianya 19 taun curhat soal itu. Dia lagi galau alasannya yakni besok sobat karibnya ulang tahun. Saat bersamaan, cowoknya minta ditemani latihan futsal.

“Gimana nih Oom... tiba ke program ulang tahun kawan, atau nemenin pacar main futsal?” gitu tanyanya dengan mimik wajah melas.

Sebagai Oom yang ngaku sok gaul, eyang tentu harus sanggup kasih solusi. Apa petuah eyang? Mmm... kasih tahu gak ya? Kasih tahu aja deh daripada ntar minta tempe...

“Ajaklah pujaan hati kau ke perayaan ultah sahabatmu,” terang eyang.

“Dia tak mau. Takut dibilang PCTP: Persatuan Cowok Takut Pacar.”

“Kalo gitu suruh temanmu mindahin program ultahnya di lapangan daerah cowokmu main futsal,”

“Hadeh... Serius nih Oom. Jangan becanda gitu dong...” rajuknya sambil merengut. Eyang ketawa sebelum melempar petuah sok bijak ini:

“Datang ke program ultah temanmu! Ulang tahun sobatmu hanya setahun sekali, itupun belum tentu dirayain tiap tahun. Penting untuk hadir sebagai wujud kepedulian sebagai sahabat. Sedang cowokmu main futsal sanggup kapan saja. Kamu toh sanggup menemaninya lain waktu. Kamu sanggup jelasin itu ke pacarmu. Kalo dia emang pemuda yang baik, tidak egois... niscaya mau mengerti.”

Keesokan harinya keponakan eyang nelpon. Dia bilang kalo masalahnya udah clear. Cowoknya mau ngerti dan tak ada masalah. Syukurlah. Andai saja pacarnya tetep tak mau ngerti dan mereka ribut, apalagi hingga putus... Eyang tentu ngerasa bersalah banget.

Eyang kasih nasehat kayak gitu bukan berarti menganggap sahabat itu lebih penting daripada kekasih. Keduanya sama penting. Situasi dan kondisilah yang mengharuskan kita harus berpikir bijak: mana yang harus diduluin, kepentingan A atau B?

Mungkin kalau ketika itu pacar keponakan eyang lagi bertanding mewakili sekolah atau negara dalam satu kejuaraan, eyang tentu akan menyarankan untuk menentukan memberi support sang pacar. Karena kehadiran orang terkasih sangat penting bagi pemuda sebagai penambah semangat.

Trus, soal sobat gimana? Ini bukan sobat biasa loh, sobat kental bahkan sudah dianggap sebagai sodara.

Mintalah maaf dan ucapin selamat ulang tahun lewat telpon. Jelaskan dengan jujur alasan kenapa tak sanggup hadir dalam hari istimewanya. Jika memang dia sahabat sejati, tentu akan mengerti.

Intinya, kalau kita dihadapkan pada suatu pilihan – dalam hal apapun, pertimbangkan dulu mana yang terpenting berdasar tingkat ke-urgent-annya. Memang, apapun pilihannya niscaya ada konsekwensi yang harus ditanggung. Tapi kalau kita sudah merasa yakin benar dengan keputusan yang diambil, percayalah semuanya akan terasa manis pada akhirnya. Uhuy.....!!!

Itu pendapat eyang perihal siapa yang lebih penting, sobat atau pacar. Kamu mungkin punya pendapat lain. Dan itu sah sah aja alasannya yakni masing-masing individu punya sudut pandang berbeda dalam menyikapi suatu masalah.


Biar lebih berimbang, eyang akan kasih pendapat dari sang maestro soal kata-kata bijak: Mario Teguh perihal hal ini. Kamu sanggup baca statement dia di gambar screenshot di bawah ini. 

kira mana yang paling penting antara kekasih atau sobat Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat?

Berikutnya eyang ambil beberapa teladan cuplikan komentar dari para facebookers yang ada dalam postingan Mario Teguh tersebut. Mereka memberi pendapat yang berbeda soal mana lebih penting: pilih sahabat atau pacar?

1.       “Kekasih itu lebih penting buat masa depan kita nantinya bersama", tentunya bersama keluarga, tapi sobat itu tetap kita butuhkan alasannya yakni kita pada pada dasarnya makhluk sosial....

2.       “Kekasih sanggup jadi sobat juga sanggup jadi sahabat .teman belum tentu jadi kekasih..”

3.       “Teman alasannya yakni sobat akan selalu ada kalo kekasih belum tentu mirip sobat dua-dua nya sama penting”

4.       “Sebenarnya keduanya sama2 pentingnya,karena keduanya itu punya dua kesamaan jg punya perbedaan,samanya itu sama2 mahkluk sosial,sama2 suka nelikung dr belakang,bedanya,klu sobat diajk ngobrol apapun sanggup bebas,enjoy.klau kekasih kadang salah paham kita ngomong apa kekasih jwbnya apa kadng2 hingga mslh kecil jadi besar

5.       “Bagi ku TEMAN terasa lebih IKHLAS dalam menjalani kebersamaannya , kalau kekasih rasanya LEBIH TERIKAT

6.       “Kalau saya Sih.. lbj milih diri sndri..dari pda tmn dan kekasih..kekasih blm tentu dia jodoh kita, tmn juga blm tentu dia baik sma kita, kdg tmn itu mreka akn tikam kita dri Blakang, lbh baik pntingkn dri sndri agar sanggup mapam tuk yg k dpnnya..


Untuk lebih jelasnya, kau sanggup baca ratusan komen dan balasan Mario dengan mengeklik link ini: https://www.facebook.com/marioteguh/videos/10154283247764881/

Semoga goresan pena sederhana eyang ini bermanfaat dan sanggup membantu cucu semua para dewasa yang lagi galau antara menentukan lebih penting sobat atau pacar yang harus diprioritaskan lebih dahulu. Apapun yang kau pilih, gampang mudahan itu hal yang terbaik. Eyang bukan pakar dalam hal ini. Artikel ini hanya pendapat pribadi, bukan kajian ilmiah dengan riset yang ribet. Kaprikornus maafkan kalo tidak berkenan di hati. Tolong share ya kalo ngerasa ini berkhasiat bagi sahabat, kekasih, adek, kakak, tetangga dll. Terima kasih... Oya, baca juga yang satu ini ya: apa itu cinta?

Selasa, 13 November 2018

Ciri-Ciri Pemuda Hero Sejati



Ciri-Ciri Cowok Jagoan Sejati – Ciri-ciri pemuda pendekar sejati itu ialah punya nyali besar, jago berantem, berani maju duluan ketika tawuran, suka memalak teman, tak takut sama siapapun termasuk juga guru dan ortu. Hei... kata siapa? Itu sih tanda tanda preman sok jagoan, bukan ciri-ciri pemuda jagoan. Pria sejati tak akan berbuat kriminal yang bisa merugikan orang lain maupun diri sendiri. Kata iklan di TV: Laki fearless... tanding kalo sebanding!!

ciri pemuda pendekar sejati itu ialah punya nyali besar Ciri-Ciri Cowok Jagoan Sejati
Sering kita miris baca isu kriminal yang melibatkan atau dilakukan oleh cukup umur pemuda usia sekolah. Tawuran, pencurian, pemerasan, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan bahkan agresi terorisme. Parahnya, perbuatan negatif para anak muda tersebut motifnya tidak murni alasannya ialah faktor ekonomi. Beberapa diantaranya dilakukan hanya untuk menandakan bahwa dirinya ialah jagoan. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan masyarakat, terutama para orang tua.

Eyang pernah ngobrol ama seorang anak pemuda berseragam Sekolah Menengah kejuruan yang nongkrong di warung kopi pada jam sekolah. Saat eyang tanya: kenapa tak masuk sekolah? Dengan gembira ia bercerita: Biasalah, habis tawuran... nih sikut sampe bonyok gara-gara kena gir. Ngehek juga tuh anak SMU “X” sok nantangin ribut. Untung aja dibubarin ama polisi. Kalau kagak, udah gue abisin tuh anak
Eyangpun nanya: Terus, apa yang kau dapetin?
Dengan ekspresi tanpa bersalah ia menjawab: Kagak ada sih, kek. Cuma puas aja kalo bisa bikin tu anak babak belur

Ternyata hanya kepuasan yang di sanggup dari agresi sok pendekar anak pemuda tersebut. Dia tak memikirkan akhir dari tindakannya. Bagaimana kalau lawannya atau ia sendiri terluka parah sampai masuk rumah sakit? Bagaimana perasaan ayah ibunya? Berapa biaya yang harus dikeluarkan? Bagaimana dengan urusan hukumnya?

Memang, masa cukup umur ialah masa yang paling... Bisa paling indah, paling berkesan, paling galau, paling jago, paling kritis serta kemungkinan paling lainnya. Bagaimana seseorang menimbulkan masa cukup umur sebagai masa “paling” yang mana, tergantung masing-masing memanfaatkan masa mudanya mirip apa.

Maaf... tulisannya agak sedikit melenceng. Baiklah kita lurusin kembali. Bagaimana ciri-ciri pemuda pendekar itu?

1.       Keliatan Cowok Sejati Secara Fisik

Mungkin ada yang komplain gini: Iyalah... pemuda pendekar itu ya harus beneran laki-laki. Kalau wanita mah namanya cewek jagoan.

Maksud eyang tuh gini. Seorang pemuda itu harus kelihatan layaknya lelaki. Baik cara ngomongnya, cara jalannya, cara berpakaiannya harus keliatan banget lakinya. Kaprikornus kalau ada pemuda yang bicaranya kemayu, jalannya melenggak-lenggok trus pake rok... itu bukan pemuda jagoan. Apalagi yang naksir sesama cowok!!

Jangan ketawa. Serius nih...

Di abad globalisasi, segala informasi sanggup diakses semudah membalikkan telapak tangan. Termasuk propaganda dari komunitas dengan sikap menyimpang mirip LGBT. Tau kan maksudnya?

2.       Pantang Menyerah

Cowok pendekar sejati harus punya mental baja. Tidak gampang menyerah, terus berusaha dalam hal apapun (yang positif). Tetap semangat bahkan ketika telah mencapai tujuannya sekalipun. Tak ada kata “mengeluh” dalam kamus hidupnya. Itulah ciri-ciri dari seorang pemuda sejati

Itu mah standart, eyang. Semua motivator juga ngomongnya kayak gitu. Tapi ngejalaninya tak semudah itu. Susah euw...!!

Memang sulit. Kalau mudah, orang tak perlu repot-repot... Cukup makan tidur aja semuanya tercapai. Tapi tak ada yang tak mungkin kalau mau berusaha dengan sekuat tenaga. Yang jadi duduk kasus itu kalau usahanya gres sedikit tapi udah merasa semaksimal mungkin!

3.       Perpegang Teguh Pada Prinsip

Ciri-ciri pemuda pendekar sejati itu harus punya prinsip atau pendirian yang baik dan memegangnya dengan teguh. Jangan plin plan. Bagi lelaki tulen, prinsip itu menyerupai tonggak baja daerah untuk perpegang dari hempasan angin puting beliung sekalipun. Cowok yang punya prinsip berpengaruh tidak akan gampang terpengaruh dengan hasutan orang lain yang tidak sesuai dengan prinsipnya.

Berpegang teguh pada prinsip itu bukan berarti tak mau mendengar omongan orang lain loh ya. Kita tetap butuh mendengar pendapat orang lain. Kalau ternyata perkataan orang itu baik, why not? Tapi kalau omongan orang itu kita rasa tak sesuai, ya tak perlu diikuti. Ingat, orang lain hanya bisa mempengaruhi... Tapi kendali keputusan tetap ada di tangan kita

Apa prinsip hidup yang paling baik? Yang tidak melanggar norma hukum, masyarakat dan agama.
 
4.       Berpikir Secara Rasional

Seperti kita bicarakan di awal, pemuda yang suka berkelahi alasannya ialah hal sepele bukanlah ciri-ciri pemuda jagoan. Kekuatan otot tak akan menuntaskan masalah. Itu ciri-ciri laki-laki konyol, lebih suka menuruti emosi dari pada nalar sehat. Kalau masih bisa diselesaikan dengan cara lain, kenapa harus laga fisik? Berkelahi ialah jalan terakhir kalau memang tak ada cara yang lain

Cowok sejati lebih mengutamakan aliran yang rasional sebelum mengambil keputusan, kecuali dalam hal tertentu yang dituntut untuk menggunakan perasaan sebagai pertimbangan. Contohnya: Membantu sesama, jatuh cinta dan sejenisnya.

Melibatkan emosi dalam suatu duduk kasus hanya akan memperburuk keadaan yang bisa berakibat penyesalan seumur hidup. Makanya, kalau lagi emosi sebaiknya cooling down dulu, kalo perlu masukin kepala dalam kulkas semoga bisa mikir secara waras hehehe...   

5.       Berani Mengambil Resiko

Kadang kala kita dihadapkan pada duduk kasus yang rumit dimana pertimbangan rasional mengatakan kemungkinan fifty-fifty antara manfaat dan resiko yang harus ditanggung.
Contohnya nih... Ortu nyuruh ambil jurusan teknik mesin. Sedang kau lebih suka ngotak-atik instruksi HTML dan pingin kuliah di jurusan design web. Bokap ngancam, kalau gak nurut maka biaya kuliah tak akan ditanggung alias nyari sendiri. Disinilah ke”jagoan”an kau diuji. Kira-kira kau berani ambil design web dengan resiko pusing cari duit sendiri atau nurut perintah bokap kuliah di jurusan teknik mesin dengan resiko gagal lulus?

Cowok pendekar harus berani mengambil resiko dari keputusannya tersebut. Bukan hanya mengambil tapi juga harus berani menanggung resikonya. Enak aja situ yang ambil trus eyang yang harus nanggung hahaha...

6.       Punya Prestasi

Punya prestasi itu tak harus jadi juara 1 dalam sebuah lomba atau kejuaraan. Yang penting punya satu bidang keahlian yang lebih menonjol dari orang lain. Biasanya sih prestasi itu berkaitan dengan hobby yang kita sukai. Misalnya jago karate, jago nulis, jago gambar, jago main bola, jago ngelawak, jago masak...

Kok jago masak sih? Masa pemuda jago masak? Cemen banget... Eh, jangan salah. Sebagian besar chef internasional itu kaum pemuda loh... Asal jangan pendekar ngibul aja

Makanya mumpug masih muda, tekuni hobby kita dengan serius. Siapa tahu prestasi kita jadi sumber mata pencaharian di masa depan? Asyik banget kan kalo bisa sanggup duit dari hobby? Banyak kok yang bisa mirip itu. Contohnya Tantowi Yahya dan Lilyana Natsir

Masih banyak ciri-ciri pemuda pendekar sejati yang tak sempat eyang gaul jelaskan satu persatu mirip berikut ini:

-          Suka menolong
-          Bertanggung jawab
-          Rela berkorban
-          Berpikir positive
-          Menghargai orang lain
-          Tidak egois
-          Tidak sombong
-          Tak suka pamer
-          Melindungi cewek
-          Dll

Cukup ya artikel perihal ciri-ciri pemuda pendekar sejati ini. Eyang capek nulis terlalu panjang. Mudah-mudahan cucu semua yang ganteng, macho, baik hati sanggup mengambil nilai positif dari goresan pena di atas. Yang dulunya suka berantem, tawuran, mempermainkan cewek eyang doian lekas insyaf dan jadi pemuda pendekar yang sesungguhnya. Tak perlu jadi Spiderman atau Superman untuk mengatakan ciri-ciri jagoan. Cukup jadi pemuda pendekar sejati yang bisa melindungi keluarga, bangsa dan agama. Amin...

Sabtu, 10 November 2018

Petuah Bijak Untuk Anak Muda



Petuah Bijak Untuk Anak Muda – Buat muda mudi pemuda cewek masa kini yang lagi baper: galau, sedih, kecewa, marah, cemburu... Pokoknya yg sedang tak yummy hati or perasaan. Kenapa kok hingga resah gelisah gitu? Banyak masalah? Lagi berantem sama pacar? Cintanya ditolak? Dicuekin temen? Pingin beli iPhone 7 tapi duitnya kurang? Dibully anak komplek sebelah gara-gara tubuh kau gendut? Hape lowbat tapi gak bisa ngecas lantaran mati lampu? Iri ketika mengetahui ternyata pacar sobat lebih cakep dari kekasih kamu? Bingung sudah bertahun tahun jadi jomblo en belum laris juga? Habis dimarahin sama ortu? Atau lantaran kangen sama petuah bijak eyang?

 Buat muda mudi pemuda cewek masa kini yang lagi baper Petuah Bijak Untuk Anak Muda
Tenang cubro... Dengar baik-baik petuah bijak dari kakek renta ini. Tak ada kasus tanpa jalan penyelesaian. Seperti pepatah jadul mengatakan: “Dimana ada usaha, di situ niscaya ada jalan.” Walaupun kadang jalannya masih becek lantaran belum diaspal atau ditutup sementara dipake buat program pernikahan, tetapi setidaknya bisa membantu kalian keluar dari kasus yang membuatmu berada dalam zona tidak nyaman. Asalkan... yaitu tadi, diselesaikan. Jangan nunggu simpulan sendiri. Emangnya drama komedi yang tamat sendiri meski ditinggal penontonnya tidur?

Contoh petuah bijak untuk anak muda dari orang renta adalah... Baca sendiri ajalah! Jangan kaget. Sebagian petuah bijak ini sedikit dibumbui rasa humor. Biar kalian tak bosen bacanya. Siapa tahu bisa bikin kau senyum & membuatmu lebih semangat dalam bergalau ria

Petuah bijak untuk anak muda yang lagi putus cinta:

-          Patah hati lantaran ditinggal pergi sosok terkasih yaitu hal yang manusiawi. Itu tandanya kita masih punya hati nurani. Tapi terlalu usang larut dalam perasaan murung tidak akan menciptakan keadaan membaik. Justru akan bertambah jelek alasannya tanpa disadari, kepedihanmu akan menghipnotis semua hal dalam hidup

-          Melupakan kenangan indah selama bersama mantan memang tidaklah semudah kata-kata bijak dari orang paling bijak sedunia sekalipun. Maka tanyalah diri sendiri: apa untungnya terus mengingat nasi yang sudah jadi bubur? Seribu tahun kau sesali, bubur tak mungkin kembali jadi nasi. Lebih baik kau makan itu bubur sebelum basi. Atau kalau kau tak suka bubur, ambil beras kemudian tanaklah nasi hingga matang... tuh, bapakmu sudah lapar

-          Saat kau putus cinta dan ngerasa sudah tak ada peluang untuk bersama lagi, cepatlah keluar. Jangan belenggu dirimu dalam penjara kepedihan. Jika kau tak segera move on, kau tak akan tahu di luar sana masih banyak yang lebih baik dari dia. Yakinlah satu diantaranya niscaya ada yang bisa mengobati lukamu. Siapa tahu ada dokter yang ngelirik....
 

Petuah Bijak Tentang Persahabatan

-          Lagi ngambek sama teman? Baguslah, itu tandanya ia sobat yang baik. Hanya sahabat sejati yang bisa membuatmu marah. Kalau hanya mitra abal-abal tak mungkin kau sesewot ini.
 
-          Hanya kasus besar yang menciptakan sahabat itu tengkar. So, pikirin lagi deh. Apa kau yakin kesalahan temanmu itu begitu fatal? Jika hanya hal yang sepele, sebaiknya tak usah dibesar-besarkan. Biarin aja. Anggap itu sedikit kelemahan dari temanmu diantara kebaikannya yang begitu banyak. Gak gaul ah hanya gara-gara rebutan kwaci aja hingga segitu marahnya. It so what gitu loh...

-          Bicarakan saja apa yang membuatmu murka padanya. Kalau ngakunya sobat dekat, niscaya ia mau dengar. Mungkin sesaat akan menciptakan ia juga murka padamu dan kalian akan bertengkar. Tapi itu lebih baik daripada hanya membisu dan kau tanggung sendiri rasa marahmu padanya. Nyesek sendirian itu gak yummy tauk....

-          Menyelesaikan kasus diantara sobat bersahabat itu bahwasanya hal yang gampang lantaran sudah tahu watak dan watak masing-masing. Kamu hanya perlu berpikir jernih, gimana cara ngomong yang tak bikin suasana tambah panas. Dan itu hanya kau yang tahu lantaran beda orang beda karakter. Kalau karibmu orangnya tempra, sebaiknya tunggu waktu yang sempurna buat ngomong baik-baik. Kalau sifatnya open house, selesaiin secepatnya. Gitu aja kok repot...

-          Punya sobat rese itu gak enak. Terlalu sering bikin hati gondok dan berantem yaitu ciri-ciri pertemanan tidak sehat. Jika memang begitu, menjaga jarak yaitu solusi yang tepat. Masih banyak sobat yang lain kan? Tapi sebelum itu kita lakukan, berkacalah di cermin terlebih dahulu. Siapa bahwasanya yang rese? Kita atau dia?
Hmm... sudah kuduga, niscaya dia!
Yakin?
 
 Buat muda mudi pemuda cewek masa kini yang lagi baper Petuah Bijak Untuk Anak Muda

Petuah Untuk Orang Muda Yang Sering Dibully

-          Kenapa orang hingga membully kita? Positive thinking aja. Mungkin itu cara orang untuk menyampaikan hal yang harus dibenahi dalam diri kita. Kalau kita dibully sebagai si gendut, ada baiknya segera atur contoh makan dan rajin olah raga agar langsing. Kita dibully sebagai si o’on, maka rajinlah mencar ilmu agar pintar. Kalo dibully sebagai si cakep? Alhamdulillah...

-          Saat bullyan datang, bersikaplah dengan tenang. Kalau ditanggapi dengan kemarahan, justru mereka akan menjadi-jadi. Orang yang suka menimbulkan kekurangan orang lain sebagai materi tertawaan biasanya memang sengaja ingin menciptakan orang lain marah. Makanya, sedongkol apapun, simpan dalam hati. Jangan tunjukin, ntar ia kesenengan kalau tahu kita terprovokasi

-          Cara terbaik untuk membalas bullyan orang yaitu dengan sabar dan tetap bersikap ramah. Kalau perlu, ajaklah ngobrol sambil minum kopi. Tapi awas, kopinya jangan dikasih sianida. Jika kita balas keburukan dengan kebaikan, maka mereka akan sungkan untuk mengolok-olok kita.

-          Dibully orang itu sangat menyakitkan. Dijadikan materi tertawaan dan olok-olok bisa menciptakan hati galau. Tapi sadarkah bahwa yang membully itu yaitu wujud perhatiannya pada kita dan ia bahwasanya pingin menarik perhatian kita?
Kege-eran itu kadang perlu hehehe

Petuah Untuk cukup umur yang suka bingung lantaran hal sepele

-          Saat kau lagi seru-serunya chatting tiba-tiba lampu hape kedip kedip merah tanda battereinya mau habis tapi tak ada colokan buat ngecas... Santai aja. Gak usah pake monyong gitu keles... Itu artinya dunia maya lagi eneg liat muka kau dan pingin kau kembali ke dunia nyata. Not bad... Mending pulang trus bantuin emak nyuci piring. Kesian tuh seharian beres beres rumah sendirian. Lhah, elu? Dikit dikit cekrek! Dicekrek malaikat Izroil gres nyahok lu...

-          Kemarin dengan besar hati kau pamer gebetan gres di depan sobat yang jomblo. Eh, tahu tahu kini ia gandengan ama yang lebih cakep dari pacar kamu. Nyesek kan? Makanya jadi orang jangan sombong. Jangan diulangi lagi ya?

-          Lagi ngetrend iphone 7 nih... Kurang gaul kalo gak ngikuti trend. Hmm... gitu ya? Gaul itu hanya dinilai dari stylenya doang gitu? Tak apa sih kalau emang punya uang buat beli sih tak masalah. Tapi kalau belum kebeli ya jangan maksa hingga dibelain ribut sama ortu segala. Gampang aja kalau pingin punya iPhone7. Belilah apel malang yang masih orok, gigit dikit kemudian karetin ke hape Nokia 3210. Kaprikornus deh...

-          Masih jomblo? Jangan galau, baca petuah bijaknya di sini nih: Kata-Kata Bijak Motivasi Untuk Jomblo

Well... eyang capek banget kalau harus ngetik lebih banyak lagi. The end dulu ya, petuah bijak untuk pemuda cewek muda ini. Next time akan ada banyak petuah, kata-kata bijak serta wejangan untuk memotivasi kaum muda mudi cita-cita bangsa. Sengaja eyang gaul menyajikan kata kata petuahnya adonan serius dengan santai. Eyang tau, anak muda masa kini suka ngantuk kalo baca materi yg terlalu berat. Moga kalian bisa memilah mana nasehat yang baik dan yang sekedar guyonan. Jangan kebalik. Kalimat bijak dianggap dagelan sedang kata kata konyolnya dipraktekin beneran. Tak boleh gitu, kecuali terpaksa....