Selasa, 13 November 2018

Ciri-Ciri Pemuda Hero Sejati



Ciri-Ciri Cowok Jagoan Sejati – Ciri-ciri pemuda pendekar sejati itu ialah punya nyali besar, jago berantem, berani maju duluan ketika tawuran, suka memalak teman, tak takut sama siapapun termasuk juga guru dan ortu. Hei... kata siapa? Itu sih tanda tanda preman sok jagoan, bukan ciri-ciri pemuda jagoan. Pria sejati tak akan berbuat kriminal yang bisa merugikan orang lain maupun diri sendiri. Kata iklan di TV: Laki fearless... tanding kalo sebanding!!

ciri pemuda pendekar sejati itu ialah punya nyali besar Ciri-Ciri Cowok Jagoan Sejati
Sering kita miris baca isu kriminal yang melibatkan atau dilakukan oleh cukup umur pemuda usia sekolah. Tawuran, pencurian, pemerasan, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan bahkan agresi terorisme. Parahnya, perbuatan negatif para anak muda tersebut motifnya tidak murni alasannya ialah faktor ekonomi. Beberapa diantaranya dilakukan hanya untuk menandakan bahwa dirinya ialah jagoan. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan masyarakat, terutama para orang tua.

Eyang pernah ngobrol ama seorang anak pemuda berseragam Sekolah Menengah kejuruan yang nongkrong di warung kopi pada jam sekolah. Saat eyang tanya: kenapa tak masuk sekolah? Dengan gembira ia bercerita: Biasalah, habis tawuran... nih sikut sampe bonyok gara-gara kena gir. Ngehek juga tuh anak SMU “X” sok nantangin ribut. Untung aja dibubarin ama polisi. Kalau kagak, udah gue abisin tuh anak
Eyangpun nanya: Terus, apa yang kau dapetin?
Dengan ekspresi tanpa bersalah ia menjawab: Kagak ada sih, kek. Cuma puas aja kalo bisa bikin tu anak babak belur

Ternyata hanya kepuasan yang di sanggup dari agresi sok pendekar anak pemuda tersebut. Dia tak memikirkan akhir dari tindakannya. Bagaimana kalau lawannya atau ia sendiri terluka parah sampai masuk rumah sakit? Bagaimana perasaan ayah ibunya? Berapa biaya yang harus dikeluarkan? Bagaimana dengan urusan hukumnya?

Memang, masa cukup umur ialah masa yang paling... Bisa paling indah, paling berkesan, paling galau, paling jago, paling kritis serta kemungkinan paling lainnya. Bagaimana seseorang menimbulkan masa cukup umur sebagai masa “paling” yang mana, tergantung masing-masing memanfaatkan masa mudanya mirip apa.

Maaf... tulisannya agak sedikit melenceng. Baiklah kita lurusin kembali. Bagaimana ciri-ciri pemuda pendekar itu?

1.       Keliatan Cowok Sejati Secara Fisik

Mungkin ada yang komplain gini: Iyalah... pemuda pendekar itu ya harus beneran laki-laki. Kalau wanita mah namanya cewek jagoan.

Maksud eyang tuh gini. Seorang pemuda itu harus kelihatan layaknya lelaki. Baik cara ngomongnya, cara jalannya, cara berpakaiannya harus keliatan banget lakinya. Kaprikornus kalau ada pemuda yang bicaranya kemayu, jalannya melenggak-lenggok trus pake rok... itu bukan pemuda jagoan. Apalagi yang naksir sesama cowok!!

Jangan ketawa. Serius nih...

Di abad globalisasi, segala informasi sanggup diakses semudah membalikkan telapak tangan. Termasuk propaganda dari komunitas dengan sikap menyimpang mirip LGBT. Tau kan maksudnya?

2.       Pantang Menyerah

Cowok pendekar sejati harus punya mental baja. Tidak gampang menyerah, terus berusaha dalam hal apapun (yang positif). Tetap semangat bahkan ketika telah mencapai tujuannya sekalipun. Tak ada kata “mengeluh” dalam kamus hidupnya. Itulah ciri-ciri dari seorang pemuda sejati

Itu mah standart, eyang. Semua motivator juga ngomongnya kayak gitu. Tapi ngejalaninya tak semudah itu. Susah euw...!!

Memang sulit. Kalau mudah, orang tak perlu repot-repot... Cukup makan tidur aja semuanya tercapai. Tapi tak ada yang tak mungkin kalau mau berusaha dengan sekuat tenaga. Yang jadi duduk kasus itu kalau usahanya gres sedikit tapi udah merasa semaksimal mungkin!

3.       Perpegang Teguh Pada Prinsip

Ciri-ciri pemuda pendekar sejati itu harus punya prinsip atau pendirian yang baik dan memegangnya dengan teguh. Jangan plin plan. Bagi lelaki tulen, prinsip itu menyerupai tonggak baja daerah untuk perpegang dari hempasan angin puting beliung sekalipun. Cowok yang punya prinsip berpengaruh tidak akan gampang terpengaruh dengan hasutan orang lain yang tidak sesuai dengan prinsipnya.

Berpegang teguh pada prinsip itu bukan berarti tak mau mendengar omongan orang lain loh ya. Kita tetap butuh mendengar pendapat orang lain. Kalau ternyata perkataan orang itu baik, why not? Tapi kalau omongan orang itu kita rasa tak sesuai, ya tak perlu diikuti. Ingat, orang lain hanya bisa mempengaruhi... Tapi kendali keputusan tetap ada di tangan kita

Apa prinsip hidup yang paling baik? Yang tidak melanggar norma hukum, masyarakat dan agama.
 
4.       Berpikir Secara Rasional

Seperti kita bicarakan di awal, pemuda yang suka berkelahi alasannya ialah hal sepele bukanlah ciri-ciri pemuda jagoan. Kekuatan otot tak akan menuntaskan masalah. Itu ciri-ciri laki-laki konyol, lebih suka menuruti emosi dari pada nalar sehat. Kalau masih bisa diselesaikan dengan cara lain, kenapa harus laga fisik? Berkelahi ialah jalan terakhir kalau memang tak ada cara yang lain

Cowok sejati lebih mengutamakan aliran yang rasional sebelum mengambil keputusan, kecuali dalam hal tertentu yang dituntut untuk menggunakan perasaan sebagai pertimbangan. Contohnya: Membantu sesama, jatuh cinta dan sejenisnya.

Melibatkan emosi dalam suatu duduk kasus hanya akan memperburuk keadaan yang bisa berakibat penyesalan seumur hidup. Makanya, kalau lagi emosi sebaiknya cooling down dulu, kalo perlu masukin kepala dalam kulkas semoga bisa mikir secara waras hehehe...   

5.       Berani Mengambil Resiko

Kadang kala kita dihadapkan pada duduk kasus yang rumit dimana pertimbangan rasional mengatakan kemungkinan fifty-fifty antara manfaat dan resiko yang harus ditanggung.
Contohnya nih... Ortu nyuruh ambil jurusan teknik mesin. Sedang kau lebih suka ngotak-atik instruksi HTML dan pingin kuliah di jurusan design web. Bokap ngancam, kalau gak nurut maka biaya kuliah tak akan ditanggung alias nyari sendiri. Disinilah ke”jagoan”an kau diuji. Kira-kira kau berani ambil design web dengan resiko pusing cari duit sendiri atau nurut perintah bokap kuliah di jurusan teknik mesin dengan resiko gagal lulus?

Cowok pendekar harus berani mengambil resiko dari keputusannya tersebut. Bukan hanya mengambil tapi juga harus berani menanggung resikonya. Enak aja situ yang ambil trus eyang yang harus nanggung hahaha...

6.       Punya Prestasi

Punya prestasi itu tak harus jadi juara 1 dalam sebuah lomba atau kejuaraan. Yang penting punya satu bidang keahlian yang lebih menonjol dari orang lain. Biasanya sih prestasi itu berkaitan dengan hobby yang kita sukai. Misalnya jago karate, jago nulis, jago gambar, jago main bola, jago ngelawak, jago masak...

Kok jago masak sih? Masa pemuda jago masak? Cemen banget... Eh, jangan salah. Sebagian besar chef internasional itu kaum pemuda loh... Asal jangan pendekar ngibul aja

Makanya mumpug masih muda, tekuni hobby kita dengan serius. Siapa tahu prestasi kita jadi sumber mata pencaharian di masa depan? Asyik banget kan kalo bisa sanggup duit dari hobby? Banyak kok yang bisa mirip itu. Contohnya Tantowi Yahya dan Lilyana Natsir

Masih banyak ciri-ciri pemuda pendekar sejati yang tak sempat eyang gaul jelaskan satu persatu mirip berikut ini:

-          Suka menolong
-          Bertanggung jawab
-          Rela berkorban
-          Berpikir positive
-          Menghargai orang lain
-          Tidak egois
-          Tidak sombong
-          Tak suka pamer
-          Melindungi cewek
-          Dll

Cukup ya artikel perihal ciri-ciri pemuda pendekar sejati ini. Eyang capek nulis terlalu panjang. Mudah-mudahan cucu semua yang ganteng, macho, baik hati sanggup mengambil nilai positif dari goresan pena di atas. Yang dulunya suka berantem, tawuran, mempermainkan cewek eyang doian lekas insyaf dan jadi pemuda pendekar yang sesungguhnya. Tak perlu jadi Spiderman atau Superman untuk mengatakan ciri-ciri jagoan. Cukup jadi pemuda pendekar sejati yang bisa melindungi keluarga, bangsa dan agama. Amin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar