Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri apa-itu-cinta. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri apa-itu-cinta. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 November 2018

Apa Itu Cinta?



Apa Itu Cinta? – Apa artinya kata cinta? – Apakah cinta sama dengan kasih sayang? Cinta adalah... sabar sebentar ya. Sebelum eyang gaul menjawab, kita luruskan dulu pertanyaannya. Cinta yang mana? Karena arti atau definisi cinta itu luas, tergantung dari subjek predikat dan obyek. Hadew... kayak pelajaran bahasa Indonesia aja hehehe...

Sebelum membahas wacana apa artinya cinta, sebaiknya kita kenali dulu jenis dari cinta. Jenis cinta itu banyak. Contohnya:
   Cinta pada lawan jenis (cowok – cewek)
   Cinta pada sesama manusia
   Cinta tanah air
   Cinta monyet, dll
  
Pendapat wacana apa itu arti dan makna cinta juga banyak. Contohnya arti cinta berdasarkan artis Indonesia ini:

   Menurut Manis Manja Group: Cinta itu ibarat karet, sana sini lengket
   Menurut Agnes Monica: Cinta itu kadang tak ada logika
   Kata Ryan D’Masiv: cinta ini membunuhku

Becandanya udahan dulu ya, Cu... Saatnya serius nih mengupas wacana apa arti kata cinta.

Secara resmi, arti kata cinta ada di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Berdasar adjektiva (kata yang menjelaskan nomina dan pronomina), arti kata “CINTA” adalah: 1> suka sekali; sayang benar 2> kasih sekali; terpikat (antara pria dan perempuan) 3> ingin sekali; berharap sekali; rindu.
Untuk lebih jelasnya silahkan cucu kunjungi situsnya http://kbbi.web.id/cinta
     
Menurut eyang gaul:

“Cinta itu tak ada yang abadi. Tergantung pada suasana hati atau perasaan masing-masing individu pada waktu tertentu”

Bingung ya? Baiklah, eyang akan perjelas...

Sama halnya dengan benci, cinta akan selalu berubah setiap saat. Bisa jadi hari ini kita menganggap cinta yaitu perasaan sayang, senang dan ingin selalu berada di erat orang yang kita cintai. Tapi besok atau lusa, pada dikala orang yang kita cintai dikala ini lantaran suatu lantaran – selingkuh, menikah dengan orang lain, contohnya – maka arti cinta itupun akan berubah: Cinta itu menyakitkan hati!

Yang sudah pacaran kemudian gagal dan putus di tengah jalan, tentu akan mengerti siklus makna cinta ibarat gambar ini: 


Saat pertama jumpa à cinta itu biasa aja. Saat lagi pe de ka te à cinta itu menciptakan jantung berdebar kencang. Waktu jadian à cinta itu membuatku serasa melayang. Saat udah pacaran à cinta membuatku bahagia. Saat bertengkar à Cinta itu butuh kesabaran. Saat pertengkaran makin andal à cinta ini tampaknya tak sanggup dipertahankan. Saat putus à cinta ini membunuhku!

Kesimpulannya: Maknailah cinta itu dengan sewajarnya, jangan terlalu over dosis. Karena batas antara rasa cinta dan benci itu jaraknya hanya seujung rambut. Hari ini kita merasa cinta setengah mati pada seseorang... Siapa yang sanggup jamin kalau lusa tidak berubah jadi benci?

Jika terlalu tinggi kau memaknai cinta, pada dikala jatuh...  sakitnya tuh di sini! Nyesek banget. Parahnya lagi, sakit lantaran putus cinta itu tidak ditanggung oleh BPJS

Oke Cu... bahan wacana apa arti cinta versi eyanggaul ini hanya pendapat langsung tanpa melalui proses kajian ilmiah. Makara kebenarannya tidak sanggup dipertanggungjawabkan. Tapi kalau mau dimasukkan dalam literatur bahan pelajaran Bahasa Cinta sih tak apa-apa. Eyang juga mohon dipersorry kalau bahan ini tak sanggup menjawab pertanyaan para cucu secara memuaskan. Harap maklum, eyang sudah tua... Sudah tak sanggup memberi kepuasan, hehehe...

Sabtu, 17 November 2018

Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat?



Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat? – Kata kata pilih sobat apa pacar itu menyerupai makan buah simalakama. Jika kau harus memilih, kira-kira mana yang paling penting antara kekasih atau teman? Sebuah pilihan yang dilematis & sulit. Jika lebih mendahulukan kepentingan sahabat, pacar ngambek alasannya yakni ngerasa dinomorduakan. Kalo ngebelain pacar, sahabat kita pada menjauh tak mau temenan lagi. Bingung kan?

kira mana yang paling penting antara kekasih atau sobat Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat?

Sama. Eyang juga galau waktu salah satu ponakan cewek yang usianya 19 taun curhat soal itu. Dia lagi galau alasannya yakni besok sobat karibnya ulang tahun. Saat bersamaan, cowoknya minta ditemani latihan futsal.

“Gimana nih Oom... tiba ke program ulang tahun kawan, atau nemenin pacar main futsal?” gitu tanyanya dengan mimik wajah melas.

Sebagai Oom yang ngaku sok gaul, eyang tentu harus sanggup kasih solusi. Apa petuah eyang? Mmm... kasih tahu gak ya? Kasih tahu aja deh daripada ntar minta tempe...

“Ajaklah pujaan hati kau ke perayaan ultah sahabatmu,” terang eyang.

“Dia tak mau. Takut dibilang PCTP: Persatuan Cowok Takut Pacar.”

“Kalo gitu suruh temanmu mindahin program ultahnya di lapangan daerah cowokmu main futsal,”

“Hadeh... Serius nih Oom. Jangan becanda gitu dong...” rajuknya sambil merengut. Eyang ketawa sebelum melempar petuah sok bijak ini:

“Datang ke program ultah temanmu! Ulang tahun sobatmu hanya setahun sekali, itupun belum tentu dirayain tiap tahun. Penting untuk hadir sebagai wujud kepedulian sebagai sahabat. Sedang cowokmu main futsal sanggup kapan saja. Kamu toh sanggup menemaninya lain waktu. Kamu sanggup jelasin itu ke pacarmu. Kalo dia emang pemuda yang baik, tidak egois... niscaya mau mengerti.”

Keesokan harinya keponakan eyang nelpon. Dia bilang kalo masalahnya udah clear. Cowoknya mau ngerti dan tak ada masalah. Syukurlah. Andai saja pacarnya tetep tak mau ngerti dan mereka ribut, apalagi hingga putus... Eyang tentu ngerasa bersalah banget.

Eyang kasih nasehat kayak gitu bukan berarti menganggap sahabat itu lebih penting daripada kekasih. Keduanya sama penting. Situasi dan kondisilah yang mengharuskan kita harus berpikir bijak: mana yang harus diduluin, kepentingan A atau B?

Mungkin kalau ketika itu pacar keponakan eyang lagi bertanding mewakili sekolah atau negara dalam satu kejuaraan, eyang tentu akan menyarankan untuk menentukan memberi support sang pacar. Karena kehadiran orang terkasih sangat penting bagi pemuda sebagai penambah semangat.

Trus, soal sobat gimana? Ini bukan sobat biasa loh, sobat kental bahkan sudah dianggap sebagai sodara.

Mintalah maaf dan ucapin selamat ulang tahun lewat telpon. Jelaskan dengan jujur alasan kenapa tak sanggup hadir dalam hari istimewanya. Jika memang dia sahabat sejati, tentu akan mengerti.

Intinya, kalau kita dihadapkan pada suatu pilihan – dalam hal apapun, pertimbangkan dulu mana yang terpenting berdasar tingkat ke-urgent-annya. Memang, apapun pilihannya niscaya ada konsekwensi yang harus ditanggung. Tapi kalau kita sudah merasa yakin benar dengan keputusan yang diambil, percayalah semuanya akan terasa manis pada akhirnya. Uhuy.....!!!

Itu pendapat eyang perihal siapa yang lebih penting, sobat atau pacar. Kamu mungkin punya pendapat lain. Dan itu sah sah aja alasannya yakni masing-masing individu punya sudut pandang berbeda dalam menyikapi suatu masalah.


Biar lebih berimbang, eyang akan kasih pendapat dari sang maestro soal kata-kata bijak: Mario Teguh perihal hal ini. Kamu sanggup baca statement dia di gambar screenshot di bawah ini. 

kira mana yang paling penting antara kekasih atau sobat Lebih Penting Mana Pacar Atau Sahabat?

Berikutnya eyang ambil beberapa teladan cuplikan komentar dari para facebookers yang ada dalam postingan Mario Teguh tersebut. Mereka memberi pendapat yang berbeda soal mana lebih penting: pilih sahabat atau pacar?

1.       “Kekasih itu lebih penting buat masa depan kita nantinya bersama", tentunya bersama keluarga, tapi sobat itu tetap kita butuhkan alasannya yakni kita pada pada dasarnya makhluk sosial....

2.       “Kekasih sanggup jadi sobat juga sanggup jadi sahabat .teman belum tentu jadi kekasih..”

3.       “Teman alasannya yakni sobat akan selalu ada kalo kekasih belum tentu mirip sobat dua-dua nya sama penting”

4.       “Sebenarnya keduanya sama2 pentingnya,karena keduanya itu punya dua kesamaan jg punya perbedaan,samanya itu sama2 mahkluk sosial,sama2 suka nelikung dr belakang,bedanya,klu sobat diajk ngobrol apapun sanggup bebas,enjoy.klau kekasih kadang salah paham kita ngomong apa kekasih jwbnya apa kadng2 hingga mslh kecil jadi besar

5.       “Bagi ku TEMAN terasa lebih IKHLAS dalam menjalani kebersamaannya , kalau kekasih rasanya LEBIH TERIKAT

6.       “Kalau saya Sih.. lbj milih diri sndri..dari pda tmn dan kekasih..kekasih blm tentu dia jodoh kita, tmn juga blm tentu dia baik sma kita, kdg tmn itu mreka akn tikam kita dri Blakang, lbh baik pntingkn dri sndri agar sanggup mapam tuk yg k dpnnya..


Untuk lebih jelasnya, kau sanggup baca ratusan komen dan balasan Mario dengan mengeklik link ini: https://www.facebook.com/marioteguh/videos/10154283247764881/

Semoga goresan pena sederhana eyang ini bermanfaat dan sanggup membantu cucu semua para dewasa yang lagi galau antara menentukan lebih penting sobat atau pacar yang harus diprioritaskan lebih dahulu. Apapun yang kau pilih, gampang mudahan itu hal yang terbaik. Eyang bukan pakar dalam hal ini. Artikel ini hanya pendapat pribadi, bukan kajian ilmiah dengan riset yang ribet. Kaprikornus maafkan kalo tidak berkenan di hati. Tolong share ya kalo ngerasa ini berkhasiat bagi sahabat, kekasih, adek, kakak, tetangga dll. Terima kasih... Oya, baca juga yang satu ini ya: apa itu cinta?

Rabu, 14 November 2018

Efek Negatif Kecanduan Game Bagi Anak Sekolah



Dampak Buruk Main Game Bagi Pelajar – Buat kau yang hobby en kecanduan main game, perlu baca artikel ini. Ternyata permainan yang paling ngetrend di kalangan dewasa dan anak sekolah ini efeknya tak baik lho jikalau terlalu sering dimainkan. Mau tau, apa saja imbas negatif kalau keseringan ngegame? Hal jelek apa yang ditimbulkan dari kecanduan main game? Kalau dari segi keuntungannya kau dapat baca di post sebelumnya: Dampak Positif Main Game Online

 Ternyata permainan yang paling ngetrend di kalangan dewasa dan anak sekolah ini efeknya t Efek Negatif Kecanduan Game Bagi Anak Sekolah
Seperti kita tau, ketika ini banyak beredar banyak sekali macam media game. Mulai dari game tetris jadul, Play Station (PS), Nintendo hingga yang paling canggih: game online (android dan pc). Apalagi dengan game android yang dapat dimainin kapan aja dan di mana aja lewat hape, ngegame sudah jadi musim yang digandrungi oleh anak-anak, dewasa bahkan orang tua.


Orang bilang game itu menyerupai narkoba, bikin orang kecanduan. Nah, kini kita akan bahas apa aja imbas negatif dan dampak jelek dari kecanduan game?

1.       Kecanduan Game Bikin Lupa Waktu


Karena keasyikan main game, kadang kita hingga lupa waktu. Apalagi jikalau yang dimainin itu game favorit, susah untuk berhenti. Kalo pas seru-serunya, jangankan belajar... waktunya makan aja hingga lupa. Tak heran jikalau emak hingga berulang kali teriak-teriak ngingetin: “Paidi...! Wantunya tidur, jangan main game melulu...!!”

Eyang pernah liat foto meme lucu di FB yang menggambarkan seorang pengantin asyik main game di pelaminan. Ponakan eyang juga pernah gagal piknik ke Bali bareng teman-teman sekolahnya lantaran ketinggalan rombongan bus wisata gara-gara keasyikan war di COC. Semua itu terjadi lantaran lupa waktu

2.       Semangat Belajar Menurun


Game dapat menciptakan semangat mencar ilmu anak menurun. Gamer ngerasa main game itu sangat menantang, seru dan menyenangkan. Sedangkan pelajaran sekolah hanyalah suatu beban berat dan bikin boring. Akibatnya anak jadi tak ada gairah untuk menyentuh buku pelajaran, apalagi belajar

3.       Kurang Konsentrasi


Seorang player biasanya terlalu fokus pada game yang dimainkannya lantaran untuk memenangkan pertempuran, memang diharapkan konsentrasi tingkat tinggi. Terutama untuk jenis game RPG macam Point Blank, Counter Strike dll. Meleng dikit aja niscaya kena tembak lawan

Tak jarang, ketika sudah off dan tidak lagi mainpun otaknya masih kepikiran pada game tersebut. Efeknya jadi tak dapat konsentrasi pada aktifitas lainnya lantaran yang dipikirin hanya game dan ngegame aja. Gejala ini sangat menyerupai dengan imbas lagi jatuh cinta atau patah hati

4.       Prestasi Akademik Menurun


Menurunnya prestasi di sekolah terkait dengan point 1, 2 dan 3 di atas. Awalnya keasyikan main game hingga lupa waktu. Belajar jadi malas sebagai akhir dari konsentrasi yang tertinggal di layar game. Efek negatifnya dapat ditebak: nilai mata pelajarannya jadi hancur. Hanya pelajaran ngegame aja yang bagus. Sayangnya, game bukan termasuk bidang study akademik yang diajarkan di sekolah

5.       Susah Bersosialisasi


Menurut penelitian, anak yang menghabiskan waktu lebih dari 4 jam perhari untuk main game online, cenderung jadi sosok penyendiri, sulit bergaul dan hanya mempunyai sedikit sahabat di dunia nyata. Mereka lebih suka menyendiri dan bergaul dengan sahabat yang sehobi di dunia maya.

Cukup masuk akal. Karena terlalu dekat sama stick, keyboard dan mouse, balasannya jarang keluar untuk bergaul dengan sahabat seusianya dan lingkungan sekitar. Sama tetangga cuek. Ketemu sahabat sok tak kenal. Disapa diem akal-akalan tak dengar

Jika kau punya mitra menyerupai itu, mungkin itu akhir jelek dari kebanyakan main game

6.       Kecanduan Game Makara Temperamental


Memang belum dapat dibuktikan secara ilmiah bahwa main game dapat membentuk abjad orang jadi temperamental. Namun adegan kekerasan yang ditampilkan dalam game dikhawatirkan akan ditiru oleh anak. Remaja usia sekolah itu jiwanya masih labil, simpel terpengaruh dengan apa yang dilihat dan didengarnya. Secara tidak eksklusif abjad dalam game terbawa di kehidupan nyata.

Bagi orang renta nih... Jika watak anak sudah mulai berubah: jadi bandel, susah dinasehatin, ingin menang sendiri, simpel emosi, suka berantem sama teman... coba cari tahu apa sebabnya. Jangan-jangan lantaran kecanduan main game yang tidak sesuai

7.       Kesehatan Kurang Baik


Ditinjau dari sisi ilmu kesehatan, terlalu sering main game berefek buruk, terutama pada mata. Radiasi dari sinar monitor menjadikan mata jadi perih, iritasi, mata minus serta yang paling fatal menimbulkan kebutaan.

Duduk dalam waktu usang ketika main game menghambat kelancaran peredaran darah, menimbulkan nyeri sendi serta beresiko terkena wasir / ambeien. Kebiasaan lupa makan dan kebanyakan minum kopi ketika ngegame juga tak anggun untuk lambung.

Itu tadi yaitu 7 dampak jelek kecanduan game bagipelajar. Artikel ini tidak bermaksud untuk melarang orang main game. Hanya sebagai info berdasar pengamatan pribadi sebagai orang tua. Faktanya, selain berakibat kurang baik, game juga ada manfaatnya. Kamu dapat baca di sini: Dampak positif main game online. Boleh main game asal ingat waktu, jangan hingga kecanduan lantaran akan sulit menghentikannya dan dapat berakiat fatal. Eyang dapat ngomong kayak gini lantaran dulu di tahun 2001an juga pernah kecanduan game Counter Strike. Waktu itu mungkin cucu belum lahir

Selasa, 13 November 2018

Ciri-Ciri Pemuda Hero Sejati



Ciri-Ciri Cowok Jagoan Sejati – Ciri-ciri pemuda pendekar sejati itu ialah punya nyali besar, jago berantem, berani maju duluan ketika tawuran, suka memalak teman, tak takut sama siapapun termasuk juga guru dan ortu. Hei... kata siapa? Itu sih tanda tanda preman sok jagoan, bukan ciri-ciri pemuda jagoan. Pria sejati tak akan berbuat kriminal yang bisa merugikan orang lain maupun diri sendiri. Kata iklan di TV: Laki fearless... tanding kalo sebanding!!

ciri pemuda pendekar sejati itu ialah punya nyali besar Ciri-Ciri Cowok Jagoan Sejati
Sering kita miris baca isu kriminal yang melibatkan atau dilakukan oleh cukup umur pemuda usia sekolah. Tawuran, pencurian, pemerasan, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan bahkan agresi terorisme. Parahnya, perbuatan negatif para anak muda tersebut motifnya tidak murni alasannya ialah faktor ekonomi. Beberapa diantaranya dilakukan hanya untuk menandakan bahwa dirinya ialah jagoan. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan masyarakat, terutama para orang tua.

Eyang pernah ngobrol ama seorang anak pemuda berseragam Sekolah Menengah kejuruan yang nongkrong di warung kopi pada jam sekolah. Saat eyang tanya: kenapa tak masuk sekolah? Dengan gembira ia bercerita: Biasalah, habis tawuran... nih sikut sampe bonyok gara-gara kena gir. Ngehek juga tuh anak SMU “X” sok nantangin ribut. Untung aja dibubarin ama polisi. Kalau kagak, udah gue abisin tuh anak
Eyangpun nanya: Terus, apa yang kau dapetin?
Dengan ekspresi tanpa bersalah ia menjawab: Kagak ada sih, kek. Cuma puas aja kalo bisa bikin tu anak babak belur

Ternyata hanya kepuasan yang di sanggup dari agresi sok pendekar anak pemuda tersebut. Dia tak memikirkan akhir dari tindakannya. Bagaimana kalau lawannya atau ia sendiri terluka parah sampai masuk rumah sakit? Bagaimana perasaan ayah ibunya? Berapa biaya yang harus dikeluarkan? Bagaimana dengan urusan hukumnya?

Memang, masa cukup umur ialah masa yang paling... Bisa paling indah, paling berkesan, paling galau, paling jago, paling kritis serta kemungkinan paling lainnya. Bagaimana seseorang menimbulkan masa cukup umur sebagai masa “paling” yang mana, tergantung masing-masing memanfaatkan masa mudanya mirip apa.

Maaf... tulisannya agak sedikit melenceng. Baiklah kita lurusin kembali. Bagaimana ciri-ciri pemuda pendekar itu?

1.       Keliatan Cowok Sejati Secara Fisik

Mungkin ada yang komplain gini: Iyalah... pemuda pendekar itu ya harus beneran laki-laki. Kalau wanita mah namanya cewek jagoan.

Maksud eyang tuh gini. Seorang pemuda itu harus kelihatan layaknya lelaki. Baik cara ngomongnya, cara jalannya, cara berpakaiannya harus keliatan banget lakinya. Kaprikornus kalau ada pemuda yang bicaranya kemayu, jalannya melenggak-lenggok trus pake rok... itu bukan pemuda jagoan. Apalagi yang naksir sesama cowok!!

Jangan ketawa. Serius nih...

Di abad globalisasi, segala informasi sanggup diakses semudah membalikkan telapak tangan. Termasuk propaganda dari komunitas dengan sikap menyimpang mirip LGBT. Tau kan maksudnya?

2.       Pantang Menyerah

Cowok pendekar sejati harus punya mental baja. Tidak gampang menyerah, terus berusaha dalam hal apapun (yang positif). Tetap semangat bahkan ketika telah mencapai tujuannya sekalipun. Tak ada kata “mengeluh” dalam kamus hidupnya. Itulah ciri-ciri dari seorang pemuda sejati

Itu mah standart, eyang. Semua motivator juga ngomongnya kayak gitu. Tapi ngejalaninya tak semudah itu. Susah euw...!!

Memang sulit. Kalau mudah, orang tak perlu repot-repot... Cukup makan tidur aja semuanya tercapai. Tapi tak ada yang tak mungkin kalau mau berusaha dengan sekuat tenaga. Yang jadi duduk kasus itu kalau usahanya gres sedikit tapi udah merasa semaksimal mungkin!

3.       Perpegang Teguh Pada Prinsip

Ciri-ciri pemuda pendekar sejati itu harus punya prinsip atau pendirian yang baik dan memegangnya dengan teguh. Jangan plin plan. Bagi lelaki tulen, prinsip itu menyerupai tonggak baja daerah untuk perpegang dari hempasan angin puting beliung sekalipun. Cowok yang punya prinsip berpengaruh tidak akan gampang terpengaruh dengan hasutan orang lain yang tidak sesuai dengan prinsipnya.

Berpegang teguh pada prinsip itu bukan berarti tak mau mendengar omongan orang lain loh ya. Kita tetap butuh mendengar pendapat orang lain. Kalau ternyata perkataan orang itu baik, why not? Tapi kalau omongan orang itu kita rasa tak sesuai, ya tak perlu diikuti. Ingat, orang lain hanya bisa mempengaruhi... Tapi kendali keputusan tetap ada di tangan kita

Apa prinsip hidup yang paling baik? Yang tidak melanggar norma hukum, masyarakat dan agama.
 
4.       Berpikir Secara Rasional

Seperti kita bicarakan di awal, pemuda yang suka berkelahi alasannya ialah hal sepele bukanlah ciri-ciri pemuda jagoan. Kekuatan otot tak akan menuntaskan masalah. Itu ciri-ciri laki-laki konyol, lebih suka menuruti emosi dari pada nalar sehat. Kalau masih bisa diselesaikan dengan cara lain, kenapa harus laga fisik? Berkelahi ialah jalan terakhir kalau memang tak ada cara yang lain

Cowok sejati lebih mengutamakan aliran yang rasional sebelum mengambil keputusan, kecuali dalam hal tertentu yang dituntut untuk menggunakan perasaan sebagai pertimbangan. Contohnya: Membantu sesama, jatuh cinta dan sejenisnya.

Melibatkan emosi dalam suatu duduk kasus hanya akan memperburuk keadaan yang bisa berakibat penyesalan seumur hidup. Makanya, kalau lagi emosi sebaiknya cooling down dulu, kalo perlu masukin kepala dalam kulkas semoga bisa mikir secara waras hehehe...   

5.       Berani Mengambil Resiko

Kadang kala kita dihadapkan pada duduk kasus yang rumit dimana pertimbangan rasional mengatakan kemungkinan fifty-fifty antara manfaat dan resiko yang harus ditanggung.
Contohnya nih... Ortu nyuruh ambil jurusan teknik mesin. Sedang kau lebih suka ngotak-atik instruksi HTML dan pingin kuliah di jurusan design web. Bokap ngancam, kalau gak nurut maka biaya kuliah tak akan ditanggung alias nyari sendiri. Disinilah ke”jagoan”an kau diuji. Kira-kira kau berani ambil design web dengan resiko pusing cari duit sendiri atau nurut perintah bokap kuliah di jurusan teknik mesin dengan resiko gagal lulus?

Cowok pendekar harus berani mengambil resiko dari keputusannya tersebut. Bukan hanya mengambil tapi juga harus berani menanggung resikonya. Enak aja situ yang ambil trus eyang yang harus nanggung hahaha...

6.       Punya Prestasi

Punya prestasi itu tak harus jadi juara 1 dalam sebuah lomba atau kejuaraan. Yang penting punya satu bidang keahlian yang lebih menonjol dari orang lain. Biasanya sih prestasi itu berkaitan dengan hobby yang kita sukai. Misalnya jago karate, jago nulis, jago gambar, jago main bola, jago ngelawak, jago masak...

Kok jago masak sih? Masa pemuda jago masak? Cemen banget... Eh, jangan salah. Sebagian besar chef internasional itu kaum pemuda loh... Asal jangan pendekar ngibul aja

Makanya mumpug masih muda, tekuni hobby kita dengan serius. Siapa tahu prestasi kita jadi sumber mata pencaharian di masa depan? Asyik banget kan kalo bisa sanggup duit dari hobby? Banyak kok yang bisa mirip itu. Contohnya Tantowi Yahya dan Lilyana Natsir

Masih banyak ciri-ciri pemuda pendekar sejati yang tak sempat eyang gaul jelaskan satu persatu mirip berikut ini:

-          Suka menolong
-          Bertanggung jawab
-          Rela berkorban
-          Berpikir positive
-          Menghargai orang lain
-          Tidak egois
-          Tidak sombong
-          Tak suka pamer
-          Melindungi cewek
-          Dll

Cukup ya artikel perihal ciri-ciri pemuda pendekar sejati ini. Eyang capek nulis terlalu panjang. Mudah-mudahan cucu semua yang ganteng, macho, baik hati sanggup mengambil nilai positif dari goresan pena di atas. Yang dulunya suka berantem, tawuran, mempermainkan cewek eyang doian lekas insyaf dan jadi pemuda pendekar yang sesungguhnya. Tak perlu jadi Spiderman atau Superman untuk mengatakan ciri-ciri jagoan. Cukup jadi pemuda pendekar sejati yang bisa melindungi keluarga, bangsa dan agama. Amin...